MULTIBET adalah agen bola dan agen judi online SBOBET, IBCBET, CASINO, POKER dan BOLA TANGKAS... Terima kasih telah memilih kami sebagai agen terpercaya Anda.. Kepercayaan Anda kepada kami adalah jalan utama kami untuk menjadi yang Terbaik, Terbesar dan Terpercaya.
logo
Share MeShare on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Pin on PinterestShare on TumblrShare on LinkedInEmail this to someone

Agen Bola – Alexis Sanchez Buat Arsenal Tetap Berburu Empat Besar – Sebuah penampilan yang luar biasa dari Alexis Sanchez membantu Arsenal memenangkan skor 2-1 atas Queens Park Rangers di Barclays Premier League, meskipun kartu merah yang diterima Olivier Giroud. Sanchez mencetak gol pembuka di babak pertama setelah Giroud diusir keluar karena dengan sengaja menanduk pemain lawan, Sanchez kembali memperlihatkan kontribusinya dengan mengarsiteki gol kedua untuk Tomas Rosicky, dan membawa Arsenal memetik poin penuh di Emirates Stadium.

Di awal laga, Arsenal mendominasi penguasaan bola yang diimbangi oleh pertahanan solid dari QPR. Gol pembuka datang delapan menit sebelum babak pertama usai, ketika Sanchez yang sebelumnya gagal mengeksekusi penalti, berhasil menyarangkan bola melalui sundulan.

 

Agen Bola - Alexis Sanchez Buat Arsenal Tetap Berburu Empat Besar

 

Permainan Arsenal terhambat setelah jeda, saat Giroud diusir keluar lapangan pada menit ke-53 karena menandukan kepalanya ke wajah Nedum Onuoha. Namun Rosicky, menandai laga pertamanya di Barclays Premier League musim ini sebagai salah satu dari dua perubahan Arsenal, berhasil meraih gol kedua bagi tuan rumah, kemudian Charlie Austin memberikan tim tamu harapan sebelum laga usai dengan sepakan keras dari titik putih. Namun demikian, mereka tidak dapat memberikan gol penyeimbang sampai peluit panjang dibunyikan, dan perjalanan buruk pasukan Rangers di musim ini dengan tidak dapat mengantongi satupun poin terus berlanjut.

Tampaknya QPR akan mengejar ketertinggalan sejak awal, di menit kedelapan, ketika mantan pemain Arsenal Armand Traore menjatuhkan Sanchez di daerah terlarang. Namun upaya lemah dari penyerang Chili tersebut mudah diselamatkan Rob Green.

Arsenal terus menikmati lebih banyak penyerangan ketimbang QPR, yang kembali ke formasi 3-5-2 dengan tiga bek termasuk Rio Ferdinand, diturunkan sebagai salah satu dari lima perubahan di tim inti Redknapp, tampak kokoh menahan gempuran Arsenal.

Arsenal lebih banyak melakukan spekulasi tendangan jarak jauh, terutama dari Giroud dan Sanchez. Bahkan ketika pertahanan QPR berhasil ditembus, Green dengan sigap menyelamatkan gawangnya, seperti saat ia melakukan penyelamatan yang baik untuk menghalau tendangan bebas Giroud dari jarak 20 meter.

Gol pembuka tiba di menit ke-37, setelah pergerakan Arsenal yang menakjubkan. Danny Welbeck dan Santi Cazorla berkolaborasi dalam serangan yang mengakibatkan bola dapat disodorkan dengan baik pada Kieran Gibbs, yang kemudian mengirimkan umpan silang yang luar biasa untuk disambut sundulan kepala Alexis tepat ke arah gawang.

QPR merespons dengan solid, ketika sundulan Steven Caulker masih melebar dari gawang sebelum babak pertama usai. Mereka termotivasi kembali setelah diberikan harapan di menit ke-54, ketika Giroud kehilangan ketenangannya dan membuat Arsenal bermain dengan 10 orang.

Tuan rumah memang sempat memberikan harapan dengan kekurangan pemain mereka, kendati begitu mereka terus menguasai bola dengan baik. Perjuangan mereka berbuah hasil ketika Sanchez mengarsiteki gol kedua. Selepas mencuri bola di dalam daerahnya sendiri, sang penyerang Chili itu bergegas merapati pertahanan QPR sebelum menyodorkan bola ke Rosicky, yang mana tendangannya dapat menaklukan Green.

Harapan untuk menoreh kemenangan mudah pada malam itu tidak terwujud, sebagaimana Austin menyarangkan gol ke-12 nya setelah Mathieu Debuchy diputuskan wasit melanggar Junior Hoilett di dalam daerah kotak penalti.

Upaya Mauricio Isla hampir menyamakan kedudukan ketika sundulannya dari hasil sepak pojok Niko Kranjcar di sapu bersih dari mulut gawang, sementara pemain pengganti Bobby Zamora nyaris menyambut bola yang hanya melewati kotak penalti, namun Arsenal mampu bertahan hingga laga usai.