MULTIBET adalah agen bola dan agen judi online SBOBET, IBCBET, CASINO, POKER dan BOLA TANGKAS... Terima kasih telah memilih kami sebagai agen terpercaya Anda.. Kepercayaan Anda kepada kami adalah jalan utama kami untuk menjadi yang Terbaik, Terbesar dan Terpercaya.
logo
Share MeShare on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Pin on PinterestShare on TumblrShare on LinkedInEmail this to someone

Agen Bola – Brendan Rodgers Yakin Liverpool Raih Empat Besar – Brendan Rodgers memuji karakter skuadnya Liverpool setelah mereka bangkit dari ketertinggalan dan kehilangan seorang pemain, menyelamatkan hasil seri 2-2 melawan Arsenal dan menyatakan keyakinannya bahwa posisi empat besar masih dalam jangkauan.

Liverpool harus menyarangkan gol di menit ketujuh tambahan waktu untuk mendapatkan poin melawan Arsenal yang sebelumnya telah berbalik unggul setelah Philippe Coutinho mencetak gol di menit ke-44. Sebuah tandukan dari Mathieu Debuchy walaupun timnya sedang tertekan, membuat the Gunners menyamakan kedudukan sesaat sebelum jeda, sebelum akhirnya Olivier Giroud membuat Arsenal memimpin di babak kedua.

 

Agen Bola - Brendan Rodgers Yakin Liverpool Raih Empat Besar

 

Meskipun pemain pengganti Fabio Borini diusir keluar lapangan setelah mendapatkan dua kartu kuning, Liverpool mencetak gol penyeimbang menjelang laga usai dengan sundulan keras Skrtel, yang mana sempat dirawat untuk cedera kepalanya, menyebabkan waktu tambahan di injury time menjadi lebih lama.

“Penampilan kami hari ini sangat luar biasa,” kata Rodgers, yang timnya mendominasi sebagian besar penguasaan bola selama pertandingan. “Segala sesuatu yang baik mengenai tim ini dapat dilihat hari ini. Intensitas dan tekanan kami sangat baik, kami menghentikan ritme permainan mereka, ketika kami menguasai bola kami mendapatkan ruang. Kami selalu tampak mengancam.

“Untuk dapat bangkit kembali dari skor 2-1 ditambah harus bermain dengan 10 orang, menunjukkan karakter yang nyata dalam tim ini. Dan jika kami terus bermain seperti ini, dengan beberapa pemain yang kembali ke skuad, kami akan menjalani putaran kedua dengan baik di musim ini.”

Liverpool telah mencetak lima gol melawan klub asal London utara tersebut, pada laga yang sama di musim lalu, namun Rodgers merasa penampilan timnya kali ini mengalahkan penampilan kemenangan besar di Anfield tersebut.

“Penampilan kami saat ini lebih baik daripada saat kami menang 5-1 musim lalu,” katanya. “Dominasi yang kami miliki pada pertandingan hari sangat fantastis, juga upaya kami mencari gol. Kami ingin mengubah hasil imbang ini menjadi kemenangan, dan saya yakin ketika musim berlangsung hal itu bisa terjadi.”

Liverpool berada di urutan 10 klasemen, dengan 22 poin dari 17 pertandingan, setelah awal yang mengecewakan musim ini. Tidak ada tim dengan rekor tersebut yang telah menyelesaikan musim lebih tinggi dari tempat keenam di klasemen Barclays Premier League, namun Rodgers yakin mereka dapat menggunakan sisi positif dari penampilan hari ini untuk mendapatkan tempat di Liga Champions musim depan, meskipun timnya berada sembilan poin di belakang West Ham United pada posisi keempat.

“Bisakah sekarang kami menantang posisi empat besar? Ya. Tentu saja,” katanya. “Yang paling penting adalah kami telah kembali bergerak ke arah yang benar.”

Arsenal mengalami kesulitan untuk menerapkan strategi passing yang biasa mereka peragakan, dan Arsene Wenger mengaku skuadnya selalu kesulitan menghadapi formasi 3-4-2-1 yang dijalankan Liverpool.

“Di babak pertama, permainan kami menurun karena masalah taktis dan psikologis,” katanya. “Itu adalah pertandingan yang menegangkan. Kami bermain sedikit berhati-hati di babak pertama. Sementara Liverpool bermain bagus. Kami kehilangan bola terlalu cepat di babak pertama.

“Di babak kedua kami kembali bermain terlalu kedalam, dan tidak keluar untuk mendapatkan gol ketiga. Kami bermain dengan Danny Welbeck, Alexis Sanchez, Olivier Giroud, Alex Oxlade-Chamberlain dan Santi Cazorla. Mereka adalah lima pemain ofensif, tetapi kami tidak memnghasilkan banyak peluang hari ini.”

Kekecewaan terbesar pelatih asal Prancis itu adalah saat timnya tidak mampu mengakhiri laga saat mereka sudah memimpin, juga keuntungan dari kelebihan jumlah pemain.

“Ini mungkin hasil yang adil, tapi kami kecewa setelah dengan mudahnya memberikan sudulan bebas dari tendangan penjuru,” katanya. “Dalam perpanjangan waktu yang lama, Anda harus dapat bertahan dari dua atau tiga tendangan penjuru dan tendangan bebas. Saat mereka mencetak gol, kami memiliki banyak defender di area tersebut. Ini mengecewakan, kami bahkan tidak ikut melompat. Anda pastinya ingin semua pemain menjadi fokus pada tendangan penjuru.”