MULTIBET adalah agen bola dan agen judi online SBOBET, IBCBET, CASINO, POKER dan BOLA TANGKAS... Terima kasih telah memilih kami sebagai agen terpercaya Anda.. Kepercayaan Anda kepada kami adalah jalan utama kami untuk menjadi yang Terbaik, Terbesar dan Terpercaya.
logo
Share MeShare on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Pin on PinterestShare on TumblrShare on LinkedInEmail this to someone

Agent108 – FIFA Bantah Perintah Rahasia Kurangi KartuTulisan media Bild membuat merah telinga petinggi FIFA. Menurut tabloid olahraga Jerman itu, FIFA memberikan perintah rahasia kepada wasit Carlos Velasco Carballo asal Spanyol agar membatasi kartu saat memimpin laga perempat final Brasil melawan Kolombia.

Jika perintah tidak dilaksanakan, FIFA tidak akan memberikan tugas buat wasit dalam laga selanjutnya. Tudingan itu langsung dibantah. Menurut juru bicara FIFA, Walter de Gregorio, pernyataan itu merupakan tuduhan tidak mendasar.

 

Agent108 - FIFA Bantah Perintah Rahasia Kurangi Kartu

 

”Anda dapat bertanya atau mengkritik kinerja wasit, tetapi mengapa harus menuduh ada rencana di balik itu. Bukankah dapat dikatakan wasit bertujuan membuat permainan menjadi lebih dinamis atau spektakuler? Tuduhan itu tidak dapat diterima,” kata Gregorio kepada wartawan.

Tuduhan Bild memang mengandung kecurigaan mendasar. Pertandingan Brasil melawan Kolombia merupakan laga yang sangat keras. Sepanjang waktu 90 menit terdapat 54 pelanggaran yang dilakukan kedua tim.

Itulah pelanggaran paling banyak sampai saat ini. Namun, wasit Spanyol itu hanya mengeluarkan empat kartu kuning. Keluarnya kartu juga dinilai terlambat sehingga membuat tingkat kekerasan semakin tinggi.

Brasil memprovokasi dengan membuat 31 pelanggaran, yang kemudian disusul Kolombia dengan 23 pelanggaran. Pihak Kolombia mengaku sangat kecewa tatkala pemain bintangnya, James Rodriguez, dihajar beberapa kali oleh pemain timnas Brasil, tetapi wasit diam saja.

Kepemimpinan wasit yang terlalu permisif itulah yang diduga menyulut kemarahan pemain Kolombia sehingga mereka berupaya membalasnya. Insiden kungfu Juan Camilo Zuniga ke punggung penyerang Brasil, Neymar, diduga berkaitan aksi balas dendam Kolombia terhadap perilaku pemain Brasil.

Cedera Neymar sempat membuat geger rakyat Brasil dan memunculkan wacana FIFA akan mempelajari kasus itu dengan serius.

FIFA tidak campur tangan
Setelah dilakukan pemeriksaan ulang, FIFA memutuskan tidak memberikan sanksi kepada Zuniga. Cedera Neymar lebih disebabkan oleh faktor kecelakaan. Zuniga pun sudah meminta maaf kepada Neymar.

FIFA sendiri memiliki aturan untuk tidak membuka kasus yang sudah ditangani wasit di lapangan. Meski demikian, penyelidikan sempat dilakukan.

”Setelah menganalisis materi dan dokumentasi yang diterima dari CBF (Konfederasi Sepak Bola Brasil), kami sampai pada kesimpulan Komite Disiplin FIFA tidak dapat campur tangan dalam situasi seperti ini,” kata juru bicara FIFA.

FIFA juga menolak banding pihak Brasil dalam kasus kartu kuning kapten tim, Thiago Silva. Tidak ada dasar hukum untuk mengabulkan permintaan yang dimaksud. ”Kami berharap Neymar cepat sembuh. Begitu pula kepada semua pemain yang cedera dalam pertandingan,” tambah FIFA.

Pihak Brasil, terutama Neymar, kecewa terhadap pernyataan FIFA itu.

 

Berita Terbaru Lainnya : Agent108 – Brasil Benar-benar Gagal Total Sejak Awal